Selasa, 15 Oktober 2019

Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng Buka Suara

Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng Buka Suara

 Salah satu tersangka yakni Abdul Basyir Mokodongan yang mengungkap keterlibatan 'habib' saat Ninoy dipersekusi di Masjid Al-Falaah, Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin 30 September 2019. Basyir mengungkap identitas 'habib' yang sesungguhnya.
Caping Gunung Indonesia - Para tersangka di kasus penganiayaan dan penyekapan pegiat medsos sekaligus relawan Joko Widodo, Ninoy Karundeng saling membuka peran masing-masing. Para tersangka juga membongkar keterlibatan tersangka lain di kasus tersebut.

Salah satu tersangka yakni Abdul Basyir Mokodongan yang mengungkap keterlibatan 'habib' saat Ninoy dipersekusi di Masjid Al-Falaah, Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin 30 September 2019. Basyir mengungkap identitas 'habib' yang sesungguhnya.

Semula, Basyir tidak mengetahui identitas 'habib' itu hingga keduanya bertemu di kantor polisi sebagai tersangka di kasus tersebut.Basyir baru mengetahui nama 'habib' itu adalah Irshad Ahmad belakangan setelah bertemu di kantor polisi. Basyir juga baru mengetahui bahwa Irshad bukanlah keturunan Arab, melainkan Pakistan.

"Yang dipanggil 'habib' setelah saya tanya di sini, ternyata dia bukan seorang habib gitu. Cuma orang-orang mungkin, karena wajahnya kearab-araban makanya sering dipanggil 'Bib...Bib'," jelas Basyir.

Tersangka Abdul Basyir adalah orang yang menginterogasi Ninoy di masjid. Dia juga merekam video interogasi yang kemudian viral di media sosial. Dia juga menuntun Ninoy untuk bersumpah di bawah Alquran.

"Tujuannya mengambil sumpah ke Ninoy itu bertujuan agar dia berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya. Menyebarkan berita bohong," ujar Basyir.#nur_cgo

Sumber, Berita Indonesia

0 comments:

Posting Komentar

Kembali ke atas

Entri Acak

Otomotif _______________________

B o l a _________________________

Zona Anak _____________________

Games dan Anime

Serba-serbi ____________________

Translate