Selasa, 15 Agustus 2017

Tertangkapnya Perampok Sadis Di Trenggalek

 Tertangkapnya Perampok Sadis Di Trenggalek
para pelaku masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela dengan linggis, dua penjaga rumah langsung disekap. Dari rumah Jimmy Santoso pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga termasuk jam tangan bermerk.
Caping Gunung Indonesia - Tujuh pelaku perampokan jaringan Aceh yang beroperasi di dua rumah pengusaha di Trenggalek dan sejumlah daerah di Jawa Timur, ditangkap Polres Trenggalek. Seluruh tersangka ditembak kakinya karena berusah melarikan diri.

Kapolres Trenggakek, AKBP Donny Adityawarman mengatakan, ke tujuh tersangka merupakan ditangkap di lokasi persembunyiannya di dua lokasi berbeda di wilayah Pasuruan.

"Ini adalah pelaku yang beraksi di dua rumah pengusaha di Kelurahan Kelutan 4 Agustus lalu. Mereka komplotan perampok yang sudah terorganisir dan profesional," katanya di Mapolres Trenggalek, Senin (14/8/2017).

Masing-masing pelaku adalah Anton alias Brweok, Mansarudin, Asmik, Amrizal, Supriyanto, Sufardi serta Marihat. Seluruh pelaku merupakan warga Desa Kandang Belang, Kecamatan Lawe, Kabupaten Kota Cane Aceh Tenggara.

Selain para tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sejumlah senjata tajam. Seperti parang, lingggis, gunting baja, gergaji besi, mobil operasional serta sejumlah peralatan lain. Sedangkan barang bukti hasil kejahatan yang tersisa diantaranya laptop, sejumlah jam tangan bermerk.

Menurutnya, komplotan perampok ini tergolong profesional, akarena telah membagi tugas masing-masing dan melakukan pemetaan sebelum melakukan aksi perampokan.

"Sehingga aksinya bisa berlangsung dengan cepat dan efektif. Pelaku juga membawa senjata tajam dan siap untuk melukai korban, atu korban di Trenggalek sempat dipukul pakai gagang parang satu lagi sempat diancam mau dibunuh," imbuh Donny.

Ditambahkan kapolres, saat beraksi di dua rumah pengusaha di Kelurahan Kelutan Trenggalek, pelaku masuk melalui pagar belakang dan memanjat menggunakan tangga teleskopik yang telah disiapkan.

Selanjutnya para pelaku masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela dengan linggis, dua penjaga rumah langsung disekap. Dari rumah Jimmy Santoso pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga termasuk jam tangan bermerk.

Usai beraksi dari rumah Jimmy, para pelaku bergerak ke rumah Joko Purwanto yang ada di sampingnya, dua penghuni langsung disekap dan pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp150 juta.

"Mereka sudah melakukan persiapan matang, bahkan sudah membawa daging yang dilumuri potasium untuk menjinakkan anjing penjaga," ujarnya.


Donny mengaku kelompok perampok asal Aceh tersebut tergolong sadis, karena tidak segan-segan melukai korbannya apabila melawan. Bahkan saat beraksi di dua rumah pengusaha di Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek pelaku sempat mengancam akan membunuh penjaga rumah apabila tidak mau menunjukkan lokasi barang berharga.
"Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan, para pelaku ini sasarannya adalah rumah-rumah mewah yang ada di pinggir sawah. Rata-rata korbannya adalah warga keturunan Tionghoa, di Trenggalek juga demikian," ujarnya. Dari data sementara yang dihimpun kepolisian para pelaku terdeteksi sudah menjalankan aksi serupa di tujuh lokasi di Jawa Timur. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah TKP perampokan akan bertambah.

Kapolres Donny mengaku terpaksa melumpuhkan seluruh pelaku dengan tembakan pada kaki karena berusaha melarikan diri. Kini seluruh pelaku diamankan di Mapolres Trenggalek dan dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.#nur_cgo

0 comments:

Posting Komentar

Kembali ke atas

Entri Acak

Otomotif _______________________

B o l a _________________________

Zona Anak _____________________

Games dan Anime

Serba-serbi ____________________

Translate