Matur suwun sampun kersa rawuh wonten mriki. Mugi-mugi panjenengan tahsah pinaringan wilujeng mboten wonten rubeda punopo. Amiin.

Kamis, 25 April 2019

Ngobrol Santai Bareng Bapak Agus Sudibyo

Ngobrol Santai Bareng Bapak Agus Sudibyo
Bapak Agus Sudibyo sangat terkesan dengan cerita-cerita dari Bapak Regan, sehingga mengugah hati Bapak Agus Sudibyo untuk mendukung perjuangan Bapak Regan di bidang Pendidikan.
Caping Gunung Indonesia - Hari ini bertempat di rumah Bapak Regan Subiyanto. Bapak Regan Subiyanto mendapat kunjungan dari pimpinan LTH Trenggalek yaitu Bapak Agus Sudibyo. Ternyata selain Pimpinan LTH Trenggalek, Bapak Sudibyo merupakan Mantan guru dari Bapak Subiyanto.

Beliau-beliau ini saling bertukar cerita, dimana bapak Regan selaku Ketua Yayasan Capil Trenggalek menceritakan tentang pengalaman-pengalaman di bidang pendidikan dan Bapak Agus Sudibyo sangat terkesan dengan cerita-cerita dari Bapak Regan, sehingga mengugah hati Bapak Agus Sudibyo untuk mendukung perjuangan Bapak Regan di bidang Pendidikan.

Sebagai mantan murid dari Bapak Agus Sudibyo, bapak Regan sangat senang dapat menceritakan pengalaman-pengalaman dalam bidang pendidikan. Terlihat dari raut wajah Bapak Agus Sudibyo beliau sangat senang dan bangga melihat keberhasilan Pak Regan karena ilmu yang selama ini telah diberikannya dapat digunakan dengan baik dan bermanfaat bagi banyak orang.#nur_cgo


Sumber, Berita Indonesia

Selundupkan Sabu Dalam Lele


 
Selundupkan Sabu Dalam Lele
 
 
 
Caping Gunung Indonesia - Satu orang ditetapkan tersangka kasus penyelundupan sabu ke Rutan Kelas IIB Trenggalek. Sedangkan dua rekan tersangka hanya menjadi saksi. Kasat Narkoba Polres Trenggalek Iptu Bambang Dwiyanto mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar serangkaian pemeriksaan. Yang kemudian dikuatkan dengan dengan barang bukti tiga paket sabu yang coba diselundupkan ke rutan.

"Tersangka atas nama Ulul Azmi warga Karangrejo, Tulungagung. Sedangkan dua orang lain yang ikut menemani saat pengiriman paket sayur lele berisi sabu, statusnya menjadi saksi," kata Bambang 

Tiga paket nakotika kelas satu tersebut memiliki berat 12,17 gram yang dibungkus plastik klip dan dilapisi isolasi berwarna hitam. Untuk mengelabui petugas jaga di Rutan Trenggalek, tersangka menyembunyikan sabu tersebut ke dalam kepala lele berkuah. Beruntung saat proses pemeriksaan, benda terlarang itu bisa diketahui oleh petugas rutan dan digagalkan.Dari hasil pemeriksaan penyidik, tersangka Ulul baru pertama kali terlibat perkara hukum dalam kasus narkoba. Namun yang bersangkutan diduga telah berulang kali menjadi pengedar sabu-sabu. Hal itu dibuktikan dengan pengakuan tersangka yang berbelanja sabu dari wilayah Madiun dalam jumlah relatif besar.

"Dia mengaku dapat barang dari Madiun sekitar 100 gram, kemudian di Kediri diedarkan 30 gram serta daerah lainnya, Trenggalek ini salah satu sisanya," imbuhnya. Polisi mengaku masih berusaha melakukan upaya pengembangan termasuk menyelidiki siapa calon penerima barang haram tersebut. Namun pihaknya mengaku kesulitan untuk mengungkap nama penerima barang itu.

"Yang disebut tersangka itu bukan nama asli dan belum tentu itu orang yang dituju. Karena kasus narkoba itu biasanya selalu berliku," imbuhnya.Dalam kasus ini tersangka akan dijerat pasal 111 dan 112 Undang-undang 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Sementara itu Kepala Pengamanan Rutan Trenggalek, Gulang Rinanto mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melakukan proses internal terhadap napi yang diduga menjadi tujuan pengiriman sabu tersebut.

"Kami masih menunggu proses yang dilakukan kepolisian, sampai saat ini warga binaan belum ada yang dimintai keterangan oleh penyidik," kata Gulang. Setelah beberapa kali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam rutan, Gulang menjelaskan biasanya para pengedar tidak langsung mengirimkan barang tersebut kepada orang yang dituju. Melainkan melalui beberapa mata rantai. Sehingga petugas sulit mengendus aktor yang ada di dalam penjara. "Tidak mungkin langsung kepada dituju, misalkan si A, belum tentu dia penerima asli," pungkasnya. #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia

TK Pertiwi Sumbergedong Rayakan Hari Kartini

 TK Pertiwi Sumbergedong Rayakan Hari Kartini

 
 Caping Gunung Indonesia - Dalam memperingati Hari Kartini, TK Pertiwi Sumbergedong mengadakan fashion show dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak juga bisa mengenali berbagai pakaian adat khas daerah Indonesia.

"Selain anak-anak mengetahui berbagai macam baju adat daerah, bakat dan mentalnya juga terasah melalui partisipasi dalam memperingati Hari Kartini." terang Shelyntian selaku Kepala Sekolah TK Pertiwi Sumbergedong.

Sebanyak 20 anak berjalan di catwalk mengenakan pakaian adat khas Jawa, Bali dan Dayak. Selain itu, juga ada kegiatan anak melihat film 3D. Setelah beberapa kegiatan terlewati anak-anak makanbersama dengan makanan yang dibawa dari rumah masing-masing. #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia

Senin, 22 April 2019

Memperingati Hari Kartini, Karyawan SPBU Di Bandung Memakai Kebaya

Memperingati Hari Kartini, Karyawan SPBU Di Bandung Memakai Kebaya

Salah satu Operator SPBU yang bernama Nurvita Sefti, mengatakandirinya memakai pakaian kebaya sesuai imbauan atasan.Hanya hari ini saja memakai pakaian tradisional. Untuk memeringati Hari Kartini," ujarnya sambil melayani masyarakat yang melakukan pengisian BBM.
Caping Gunung Indonesia - Pada hari Minggu (21/04/2019) ada pemandangan unik di Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Bandung yang beralamat di Desa Suwaru Kec. Bandung Tulungagung. Para karyawan terutama perempuan mengenakan pakaina khas Indonesia yaitu Kebaya.

Mereka tampak cantik dan anggun para karyawan yang biasanya memakai seragam Pertamina itu mencuri perhatian para pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat saat melakukan pengisian SPBU di Bandung.

Mereka memakai kebaya untuk memperingati Hari Kartini, mereka memperingati hari Kartini dengan memakai memaki Kebaya. Walaupun mereka memakai Kebaya tetapi mereka tetap melayani konsumen seperti hari biasanya dan tidak terbebani.

Salah satu Operator SPBU yang bernama Nurvita Sefti, mengatakandirinya memakai pakaian kebaya sesuai imbauan atasan.Hanya hari ini saja memakai pakaian tradisional. Untuk memeringati Hari Kartini," ujarnya sambil melayani masyarakat yang melakukan pengisian BBM.
Memperingati Hari Kartini, Karyawan SPBU Di Bandung Memakai Kebaya

Safaatun pun menuturkan kagum dengan RA Kartini yang memperjuangkan hak-hak kaum perempuan," ujarnya.

Atun mengaku tidak masalah mengenakan pakaian tradisional dalam menjalankan pekerjaan lapangan yang terbilang berat.

"Sumuk (gerah) mas. Tapi gak apa-apa. Kalau butuh melangkah lebih leluasa tinggal kain jariknya saya tarik sedikit ke atas," ujarnya sembari tertawa.#nur_cgo
 
Sumber, Berita Indonesia 

Sabtu, 20 April 2019

KPU Himbau BPN Sudahi Klaim Kemenangan, Tunggu Perhitungan KPU

KPU Himbau BPN Sudahi Klaim Kemenangan, Tunggu Perhitungan KPU
"Saya ulangi, pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count,"
Caping Gunung Indonesia - KPU meminta para capres-cawapres tak lagi mengklaim kemenangan Pilpres 2019. KPU meminta semua pihak menunggu penghitungan resmi.

"Saya kira klaim dari pihak masing-masing kan tentu ditolak oleh pihak yang lain, gitu ya. Karena ini wajar, ini adalah kontestasi politik, KPU sangat menyadari itu, karena itu KPU menyediakan publikasi mengenai hasil penghitungan suara agar sudahlah klaim-klaim dari masing-masing pihak itu disudahi, silakan menunggu proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU," ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi kepada wartawan, Jumat (19/4/2019).

Input hasil hitung suara sedang dilakukan KPU pusat. Hingga pukul 14.45 WIB, sudah masuk hasil suara dari 18.044 dari total 813.350 TPS (2,21848%)."Kita kawal bersama-sama proses penghitungan itu. Mudah-mudahan itu bisa menjadi mekanisme di mana kemurnian tiap suara yang diberikan oleh pemilih kita di TPS itu bisa kita jaga sampai di rekapitulasi tingkat nasional," kata Pramono.

Sementara itu, dari hasil quick count sejumlah lembaga survei, pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin menang atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Capres Jokowi sudah berbicara mengenai hasil quick count 12 lembaga survei yang mengunggulkan dirinya. Hasil quick count itu menyebut Jokowi-Ma'ruf memperoleh 54,5%, sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat 45,5%.edangkan Prabowo sudah tiga kali mengklaim kemenangannya pada Pilpres 2019. Menurut Prabowo, dirinya menang pilpres dengan perolehan suara 62 persen.

"Saya ulangi, pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count," kata Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4).#nur_cgo
 
Sumber, Berita Indonesia 

Kamis, 18 April 2019

Kalah Jangan Merasa Disepelekan, Menang Jangan Euforia


Caping Gunung Indonesia - Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak mengunjungi pelaksanaan Pemilu serentak di Blitar. Mantan Bupati Trenggalek ini berpesan, hasil akhir jangan jadi patokan untuk bersaing. Karena sebuah kemajuan merupakan hasil usaha bersama. Emil juga minta, bagi pihak yang menang jangan euforia.Kedatangan Emil ke Blitar usai melaksanakan hak pilih politiknya di Trenggalek. Sebelumnya, suami artis Arumi Bachsin ini meninjau pelaksanaan pesta demokrasi di Tulungagung.

Kedatangan Emil sekitar pukul 11.00 wib di TPS 7 Desa Kuningan Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Tampak menyambut kedatangannya, Bupati dan Plt Wali Kota Blitar serta Kapolres dan Kapolresta Blitar. Sayangnya Emil dan rombongan masuk TPS. Padahal sesuai aturan, mereka yang diperbolehkan masuk TPS adalah warga masyarakat yang berkepentingan mencoblos. Dengan membawa form C6 dan C7.
"Saya sudah ingatkan linmasnya tadi. Mungkin mereka lupa. Tapi di dalam cuma sebentar terus keluar," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Hakam Sholahudin di lokasi.

Memang benar yang dibilang Hakam. Emil dan rombongan hanya 10 menit didalam TPS. Usai itu, dia menyalami petugas KPPS lalu keluar. "Alhamdulillah jam segini TPS di Blitar sudah sepi. Dan informasinya, tingkat partisipasi sudah 75 persen. Semoga target kita sampai 77,5 dapat tercapai," kata Emil di depan TPS.

Emil berharap, pelaksanaan pemilu serentak tidak mengurangi kebersamaan dan rasa persatuan antar warga masyarakat. Bagi Emil siapapun yang bakal memimpin perlu bekerja sama dengan pihak lainnya. "Jadi yang kalah jangan merasa disepelekan. Karena kemajuan ekonomi itu, atas dasar kerjasama. Saya juga mengimbau, yang menang jangan terlalu euforia," pungkasnya.  #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia

Selasa, 16 April 2019

Sang Deklarator Dari Kota Reog



 Sang Deklarator Dari Kota Reog

Caping Gunung Indonesia - Tak kenal maka tak sayang, begitulah pepatah mengatakan. Maka dari itu disini kita akan mengenalkan sosok inspiratif bagi masyarakat Ponorogo yaitu bapak H. Mohamad Taufiq Nazamudin SH. Beliau adalah yang mendeklarasikan berdirinya Partai Nasdem di wilayah Ponorogo. Dengan tekad yang kuat untuk merubah masyarak ke arah yang lebih maju adalah bukti kuat beliau dengan berdirinya Nasdem di Ponorogo ini. Keluh kesah masyarakat, antusiasme masyarakat menjadi penyemangat belaiu untuk terus menciptakan inovasi untuk rakyat tercinta.

Berjuang bagi kesejahteraan rakyat, memang tidak mudah banyak lika-likunya. Namun itu semua tidak memetahkan semangat dari Bapak H. Muhamad Taufiq Nazamudin SH. untuk terus berjuang demi kesejahteraan rakyatnya. #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia
Kembali ke atas

Entri Acak

Otomotif _______________________

B o l a _________________________

Zona Anak _____________________

Games dan Anime

Serba-serbi ____________________

Translate