Matur suwun sampun kersa rawuh wonten mriki. Mugi-mugi panjenengan tahsah pinaringan wilujeng mboten wonten rubeda punopo. Amiin.

Rabu, 19 Februari 2020

Terpilih Kembali Ibu Tunik Ketua IGTKI Kabupaten Trenggalek

Terpilih Kembali Ibu Tunik Ketua IGTKI Kabupaten Trenggalek
Bahwa kinerja beliau selama memimpin IGTKI Trenggalek satu periode tempo dulu memang bisa memberikan IGTKI kian hari, kian bulan, kian tahun menunjukkan kemajuan-kenmajuan yang mana Organisasi tersebut hampir 80% mencapai Visi dan Misi IGTKI Kabupaten Trenggalek.

Caping Gunung Indonesia - Awal tahun 2020 Bunda Tunik menorehkan sejarah lagi terangkat menjadi Ketua IGTKI Kabupaten Tahun periode Tahun 2019-2024. Memang selayaknya Bunda Tunik memimpin kembali sesuai dengan harapan para anggota IGTKi se-Kabupaten Trenggalek.
Terpilih Kembali Ibu Tunik Ketua IGTKI Kabupaten Trenggalek

Bahwa kinerja beliau selama memimpin IGTKI Trenggalek satu periode tempo dulu memang bisa memberikan IGTKI kian hari, kian bulan, kian tahun menunjukkan kemajuan-kenmajuan yang mana Organisasi tersebut hampir 80% mencapai Visi dan Misi IGTKI Kabupaten Trenggalek.
Terpilih Kembali Ibu Tunik Ketua IGTKI Kabupaten Trenggalek

Terutama tentang keadilan dan kesejahteraan para GTT dan GTY juga hal-hal yang lain seperti Diklat, baik pemula maupun tindak lanjut oleh Bunda Tunik benar-benar di perhatikan demi kemajuan Sumber Daya potensi para guru baik GTY maupun yang PNS untuk menuju ke jenjang prestasi para pengemban amanah pendidikan.

Terpilihnya Bunda Tunik untuk periode berikutnya menurut pendapat para anggota sudah terdeteksi dini, bahwa beliau akan terpilih kembali untuk periode berikutnya. Karena para anggota semuanya merasakan Kesejahteraan dan peningkatan mutu pendidikan di setiap lembaga masing-masing.

Melihat pengalaman Bunda Tunik yang senioritas tentang Pendidikan, memang Beliau piawai mentransfer ilmunya kepada para anggotanya dan di tengah kesibukannya.Bunda Tunik yang nama lengapnya Tunik Handayani, adalah juga Kepala Sekolah di TK Bendo Agung, Kampak Trenggalek.#nur_cgo



Sumber, Berita Indonesia

Pria Sebar Hoax Corona di Medan Minta Maaf, Polisi Lanjutkan Penyelidikan


Pria Sebar Hoax Corona di Medan Minta Maaf, Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Caping Gunung Indonesia - Pria berinisial F yang diduga menyebarkan informasi bohong alias hoax ada pasien virus corona dirawat di RS Adam Malik Medan meminta maaf. Namun, polisi memastikan tetap menyelidiki dugaan hoax itu.

"Kita masih melakukan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (19/2/2020).

Tatan enggan menjelaskan sejauh mana proses penyelidikan yang dilakukan. Dia juga tak menyebutkan detail apakah sudah ada pihak yang melaporkan dugaan hoax itu atau belum.

Sebelumnya, sebuah video yang menyebut ada pasien Corona dirawat di RS Adam Malik, Medan, beredar di media sosial. Pihak RS Adam Malik mengatakan video itu berisi hoax alias informasi bohong. Polisi pun menyatakan siap menyelidiki dugaan penyebaran hoax tersebut.

Dilihat, Sabtu (15/2/2020), tampak seorang pria menggunakan masker bicara dalam video berdurasi sekitar 50 detik. Dia mengaku mendapat informasi ada pasien pengidap virus corona yang dirawat di RS Adam Malik.

Belakangan, pria bermasker itu bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan. F pun menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya.

"Sehubungan dengan beredarnya video yang telah saya perbuat, dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang dirugikan antara lain Dinas Kesehatan Pemprov Sumatera Utara dan Rumah Sakit Adam Malik Medan yang telah saya sebutkan dalam video yang saya perbuat dan saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat," tutur F yang masih menggunakan masker. #Shelyntian
Sumber.gBerita Indonesia

Puluhan Gelondongan Kayu Jati Hasil Pembalakan Liar Diamankan


Puluhan Gelondongan Kayu Jati Hasil Pembalakan Liar Diamankan

Caping Gunung Indonesia - Satu unit truk yang membawa puluhan gelondong kayu jati diduga hasil pembalakan liar diamankan Polres Tulungagung. Selain itu polisi juga menangkap satu tersangka.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, mengatakan tersangka KS (46) warga Desa Winong, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung diamankan beserta barang bukti truk AG 9237 RK, berisi 58 gelondong kayu jati.

"Kayu yang diangkut oleh tersangka ini diduga merupakan hasil pembalakan di kawasan hutan Perhutani di Petak 17 M dan 18 B hutan Ngampel BKPH Kalidawir atau masuk Desa Winong Kalidawir," kata AKBP Eva Guna Pandia, Rabu (19/2/2020).

Pengungkapan kasus pembalakan liar ini bermula dari laporan petugas Perhutani yang mengaku telah kehilangan belasan pohon jati di hutan Ngampel. Dari hasil penyelidikan, polisi mengendus keberadaan kayu hasil curian diangkut menggunakan truk dan dibawa ke rumah tersangka di Desa Winong.

"Akhirnya kami lakukan pengecekan dan ternyata benar. Di rumah KS kami temukan ada barang bukti kayu ini," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli kayu jati itu dari dua orang pelaku lain yang kini menjadi buron, dengan harga Rp 2 juta/pohon. Selanjutnya hasil tebangan pohon jati itu dipotong hingga menjadi 58 gelondong kayu siap angkut.

"Kalau pengakuannya puluhan gelondong kayu ini berasal dari enam pohon saja," jelasnya.

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah jika ditemukan alat bukti yang kuat.

Sementara itu KS mengaku akan menggunakan puluhan gelondong jati tersebut untuk keperluan sendiri. "Untuk dipakai sendiri pak," ujar KS kepada polisi.

Akibat perbuatannya tersangka KS diamankan di Polres Tulungagung dan dijerat pasal 83 ayat 1 serta pasal 12 huruf C UU kehutanan No 18 Tahun 2013 dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara serta pidana denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar. #Shelyntian
Sumber. Berita Indonesia 

Terowongan Istiqlal-Katedral Dibangun Bulan Depan Pakai Uang Negara



Caping Gunung Indonesia -  Pemerintah mengungkap rencana pembangunan terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Hal itu berdasarkan usulan yang diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sudah mendapatkan persetujuan darinya.

Menurut Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga terowongan tersebut mulai dibangun Maret.

"Mudah-mudahan Maret bisa dimulai," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).

Danis menjelaskan saat ini sedang dilakukan pengukuran atau survei terkait pembangunan terowongan tersebut. Setelah itu akan mulai dibuat desain proyeknya. Harapannya proses tersebut dapat selesai dalam satu bulan.

Setelah desain selesai, selanjutnya akan dibahas sebelum mengeksekusi pekerjaan konstruksi."Nanti kalau sudah selesai desainnya mau kita bahas dulu. Ya mudah-mudahan desainnya bisa cepat selesai lah sebulanan ini," tambahnya.

Anggarannya dibahas di halaman selanjutnya.Pembangunan terowongan bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta Pusat dimulai bulan depan. Biaya pembangunan proyek tersebut menggunakan APBN.

"Iya dari APBN, kan sekarang kita sedang ngerjain renovasi (Masjid Istiqlal). Mungkin (pembangunan terowongan) kita satukan di pekerjaan itu," kata Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga, Selasa (18/2/2020).

Untuk biaya pembangunan terowongan, kata Danis masih dihitung. Itu tergantung dari sejumlah faktor."(Biayanya) belum, masih diukur, masih dihitung," jelasnya.

Dia menjelaskan beberapa hal yang jadi perhatian terkait pembangunan terowongan tersebut."Kan kita harus perhatikan posisinya bagaimana, layout-nya supaya enak hubungannya, berapa kedalaman yang baiknya, berapa lebarnya, berapa panjangnya yang pas supaya betul-betul baik," jelasnya.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia

Dengan Ilmu Otomotif yang Dimiliki 3 Anak di Tulungagung Curi Motor


 Dengan Ilmu Otomotif yang Dimiliki 3 Anak di Tulungagung Curi Motor


Caping Gunung Indonesia - Polisi menangkap tiga pelaku curanmor di Tulungagung. Ketiga pelaku masih berstatus anak-anak. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, ketiga pelaku yakni YG (15) warga Trenggalek, WS (16) dan HY (17) warga Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti dua sepeda motor pelaku.

"Ketiga pelaku ini statusnya masih anak-anak, karena berumur di bawah 17 tahun. Otak pelakunya YG yang masih berusia 15 tahun, dia juga residivis," kata Eva Guna Pandia, Selasa (18/2/2020).

Aksi pencurian sepeda motor tersebut dilakukan para tersangka di lokasi pertunjukan jaranan di Kecamatan Sendang, Tulungagung. Saat itu pelaku melihat ada sepeda motor korban Honda BeAt AG 6650 RAK yang terparkir tanpa dikunci stang.

"Kemudian mereka bertiga ini berbagi peran, YG yang residivis ini berperan sebagai eksekutor sedangkan dua pelaku lain bertugas mengawasi," ujarnya.

Saat kondisi sekitar dinilai aman, pelaku langsung mendorong sepeda motor korban menjauh dari lokasi kejadian. Selanjutnya pelaku mengotak-atik kabel starter hingga kendaraan berhasil dinyalakan."Jadi, mereka ini tidak pakai kunci T, tapi memanfaatkan keahlian otomotif yang sempat diperoleh saat sekolah," jelas Pandia.

Sepeda motor hasil curian itu selanjutnya dijual di Malang seharga Rp 2,9 juta. Uang hasil penjualan dibelikan sepeda motor Satria Fu Rp 2,4 juta dan sisanya dibagi bertiga.

Dari hasil pemeriksaan, dua pelaku WS dan HY baru pertama kali berurusan dengan polisi dalam kasus pencurian sepeda motor. Namun YG tercatat sebagai residivis dalam kasus yang sama."Yang dua itu pengakuannya baru sekali, kalau otaknya yang paling muda ini justru sudah pernah melakukan pencurian di wilayah Trenggalek," ujar Pandia.

Terkait kasus yang melibatkan anak-anak ini polisi tidak akan menempuh jalur di luar peradilan atau diversi. Sebab ancaman hukumannya mencapai tujuh tahun dan salah satu tersangka merupakan residivis.

"Tersangka kami jerat dengan Pasal 363 ayat 1 (4e) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," pungkas Pandia.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia

Selasa, 18 Februari 2020

Cara Keji Dokter Aborsi Nyaris Musnahkan Seribu Bakal Bayi



Caping Gunung Indonesia - Polisi berhasil mengungkap klinik aborsi ilegal di Senen, Jakarta Pusat (Jakpus). Setidaknya 903 janin sudah diaborsi di klinik ilegal ini. Cara keji pun dilakukan untuk memusnahkan janin hasil aborsi.

Pengungkapan klinik aborsi ilegal ini mulanya berbekal informasi masyarakat dan promosi via website. Klinik ini baru beroperasi selama 21 bulan. Fantastisnya, pasien klinik tersebut sudah mencapai 1.632 dengan jumlah bakal bayi yang sudah diaborsi di klinik ini mencapai 903 janin.

Ada tiga orang yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus sindikat klinik aborsi ilegal ini. Tiga orang tersebut yakni MM sebagai dokter, RM sebagai bidan, dan SI sebagai tenaga kesehatan.

Untuk menutupi jejak aborsi ilegal itu, cara keji pun dilakukan para tersangka. Para tersangka yang merupakan dokter hingga bidan, dengan teganya menghancurkan bakal bayi hasil aborsi dengan cairan kimia.

Cairan kimia itu dituangkan ke dalam septic tank. Setiap janin hasil aborsi akan dimasukkan ke dalam septic tank yang sudah bercampur cairan kimia dengan tujuan untuk menghilangkan jejak praktek aborsi yang dilakukan tersangka.

"Kita lakukan pemeriksaan bahwa para janin itu dibuang di septic tank. Caranya dengan menaruh bahan kimia untuk menghancurkan janin-janin itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/2).

Dengan cairan kimia itu, janin berusia 1-3 bulan pun dengan mudah dihancurkan. Namun, untuk janin di atas usia 4 bulan, cairan kimia itu tak secara tuntas menghancurkannya."Yang paling mudah itu janin satu atau dua bulan tidak terlalu kentara, janin yang agak susah itu karena harganya lebih mahal ya, contoh di 4 bulan ke atas," ucap Yusri.

Polisi pun telah mengambil sampel janin yang dibuang ke dalam septic tank. Sampel itu akan diuji terlebih dulu untuk memastikan janin-janin yang diaborsi itu lah yang terendam dalam septic tank.

"Siang tadi kita melakukan olah TKP kita bongkar septic tank yang ada untuk mengambil barang bukti yang lain, seperti janin-janin yang ada di sana. Ini tim lagi bekerja di TKP, rencana kita lakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan bahwa memang janin-janin itu ada di septic tank


Kini, polisi terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap Dokter berinisial S yang diketahui sebagai pengganti aborsi dokter A alias MM.

"Dokter A ini kan sedikit sudah terganggu kesehatannya sehingga tidak melakukan aborsi, tapi sebelumnya sekitar 21 bulan itu dia sendiri yang melakukan. Untuk menggantikan dia ini dia merekrut satu mitra lagi namanya dokter S. Dokter S ini yang kita sedang lakukan pengejaran. Dokter S inilah yang telah melakukan tindakan aborsi di sana setelah dapat pasien dari bidan yang ada," kata Yusri.  #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia

Ashraf Sinclair Meninggal Dunia karena Serangan Jantung


 
Caping Gunung Indonesia - Duka menghampiri Bunga Citra Lestari. Penyanyi sekaligus bintang film ini ditinggal selamanya oleh sang suami, Ashraf Sinclair.Ashraf telah meninggal dunia. Pria asal Negeri Jiran ini tutup usia karena serangan jantung.

"Benar (meninggal dunia), serangan jantung," ujar Dody, manajer Bunga Citra Lestari saat dihubungi, Selasa (18/2/2020).

Semasa hidupnya, Ashraf juga dikenal lewat penampilannya di berbagai judul sinetron Tanah Air. Ia menikah dengan Bunga Citra Lestari 8 November 2008.

Dari pernikahan tersebut, Ashraf dan Bunga Citra Lestari dikaruniai satu orang anak yang diberi nama Noah. #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia
Kembali ke atas

Entri Acak

Otomotif _______________________

B o l a _________________________

Zona Anak _____________________

Games dan Anime

Serba-serbi ____________________

Translate