Matur suwun sampun kersa rawuh wonten mriki. Mugi-mugi panjenengan tahsah pinaringan wilujeng mboten wonten rubeda punopo. Amiin.

Senin, 22 Juli 2019

Ogah Tes Narkoba, Calon Pengantin Tidak Akan Dapat Buku Nikah

Ogah Tes Narkoba, Calon Pengantin Tidak Akan Dapat Buku Nikah

"Jadi kita sosialisasikan dulu masyarakat tidak usah takut, ini tidak akan menghalangi mereka yang mau melangsungkan pernikahan, tetap dilangsungkan," ucap Amin."Nanti surat nikahnya saya tahan dulu, tapi nanti kalau sudah periksa, surat nikahnya saya kasihkan. Kan gitu aja nanti," imbuhnya.
Caping Gunung Indonesia - Kanwil Kemenag Jatim dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi melakukan kerja sama memberantas narkoba. Salah satunya mewajibkan calon pengantin yang akan menikah untuk tes narkoba.

Kebijakan mulai disosialisasikan sejak Agustus 2019 ini menuai tanggapan beragam dari masyarakat. Lalu, bagaimana jika calon pengantin menolak untuk tes narkoba?

Plt Kepala Kanwil Kemenag Jatim Amin Machfud mengatakan pihaknya akan menahan buku nikah calon pengantin yang enggan melakukan tes narkoba."Iya (akan kita tahan), kita sosialisasikan dulu," kata Amin saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (22/7/2019).

Tak hanya itu, Amin memaparkan kendati surat nikahnya akan ditahan, namun masyarakat tetap bisa melangsungkan pernikahan seperti biasanya. Meski begitu, Amin meminta calon mempelai untuk tidak usah takut atau ragu melakukan tes narkoba.

"Jadi kita sosialisasikan dulu masyarakat tidak usah takut, ini tidak akan menghalangi mereka yang mau melangsungkan pernikahan, tetap dilangsungkan," ucap Amin."Nanti surat nikahnya saya tahan dulu, tapi nanti kalau sudah periksa, surat nikahnya saya kasihkan. Kan gitu aja nanti," imbuhnya.

Amin menegaskan jika upaya ini merupakan langkah terbaik yang dilakukan pihaknya untuk mencegah penggunaan narkoba di kalangan anak muda. Terlebih data pengguna narkoba di Jatim cukup tinggi.

"Kita berangkat dari keprihatinan, kita prihatin anak-anak kita remaja terpapar dengan narkoba. Sekarang ini sudah menyasar anak-anak sekolah kan. Ini seluruh elemen masyarakat harus terlibat membendung anak-anak kita agar tak terpapar narkoba," tandas Amin.#nur_cgo
 
Sumber, Berita Indonesia

Pantai Pesisir Karawang Hitam Kebocoran Minyak Tanah

Pantai Pesisir Karawang Hitam Kebocoran Minyak Tanah

"Enggak mau keinjek karena bau minyak," kata bocah tersebut Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra menuturkan minyak-minyak tersebut diduga berasal dari insiden kebocoran pipa di perairan utara Karawang.
Caping Gunung Indonesia - Pelancong diimbau tidak berkunjung ke sejumlah pantai di pesisir utara Kabupaten Karawang. Sebab ada tumpahan minyak mentah yang mengotori pantai yang berasal dari kilang Pertamina ONWJ.minyak hitam kental nampak tercecer di Pantai Pisangan, Desa Cemarajaya, Kabupaten Karawang. Bau pekat minyak mentah menyeruak di sekitar pantai hingga tercium warga dan wisatawan yang berenang sejak Minggu 21 Juli kemarin. Sejumlah anak kecil yang sedang berenang kembali ke pantai dan tak meneruskan main air.

"Tiba-tiba beberapa anak kecil menepi, dia teriak-teriak bau minyak tanah," kata Uun (46) pengelola rumah makan seafood di Pantai PisanganHingga hari ini, tumpahan minyak tersebut belum dibersihkan. Uun juga mewanti-wanti supaya tidak dekat-dekat dengan tumpahan minyak. "Jangan berenang ke sini. Bau minyak," kata dia.

Namun sejumlah bocah nampak bermain-main di pantai. Dengan hari-hati, mereka menghindari tumpahan minyak itu saat bermain di pantai. "Enggak mau keinjek karena bau minyak," kata bocah tersebut Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra menuturkan minyak-minyak tersebut diduga berasal dari insiden kebocoran pipa di perairan utara Karawang. "Lokasi kebocoran di titik koordinat S 6 09 35" E 107 60'28," kata Nuredy melalui pesan singkat.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menuturkan bakal memanggil pihak Pertamina untuk meminta keterangan ihwal insiden tersebut. "Itu benar (kebocoran). Kemungkinan akan saya panggil yang bersangkutan Kamis besok. Tadi sudah koordinasi sama Lurah Sedari. Bahkan (tumpahan minyak) sudah sampai di wilayah Cemarajaya," kata Cellica.#nur_cgo
 
Sumber, Berita Indonesia 

Kurma Nusantara Yang Bikin Penasaran Para Petani



Caping Gunung Indonesia - Kurma tidak hanya bisa tumbuh di negara-negara Timur Tengah. Tapi juga di Tanah Air yang memiliki iklim tropis. Seperti di Ponpes Pari Ulu yang berada di Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Pengasuh Ponpes KH. Mustain Anshori telah melakukan penelitian selama 4 Tahun dan berhasil membudidayakan 14 jenis kurma di Kediri.

Jenis-jenis kurma yang ia budidayakan diberi nama Kurma Nusantara. Ia menjelaskan, penelitian sudah dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, kurma yang dibudidayakan bisa berbuah dalam kurun waktu 4 tahun sejak benih mulai ditanam. Sedangkan dalam eksperimen tahap dua, kurma bisa berbuah dalam kurun waktu dua tahun.

"Ini masih riset, masih menunggu 1 tahun lagi untuk memastikan ini. Tapi secara fakta saya memiliki 4 pohon yang kurang dari dua tahun sudah keluar mayangnya. Ini adalah peningkatan dari tahap awal," kata Mustain, Senin (22/7/2019).
Mustain melanjutkan, ada 3 jenis kurma yang sudah berbuah dari 14 jenis yang ia budidayakan. Yakni jenis Ajwa, Ruzeis dan Madinah.

"Ada 14 jenis kurma, banyak jenisnya. Namun semuanya saya beri nama Kurma Nusantara. Saya tidak tahu apakah di Indonesia ada seperti ini atau bagaimana. Namun semoga kurma ini dapat bermanfaat ke depannya," imbuh Mustain.Merawat kurma terbilang sulit dan ribet jika belum mengetahui karakter masing-masing pohon dan bibit. Masing-masing bibit pohon kurma berbeda penanganannya. Mulai dari pemberian air dan menangkal hama. Seperti yang dirasakan santri yang merawat kurma-kurma tersebut, Usman Efendi.

"Kalau belum tahu, ribet dan sulit. Apalagi soal pemberian air sesuai dengan iklim tropis di Indonesia, cara tangkal hama. Sehingga semuanya dapat berakibat pada tumbuh kembang kurma," kata Usman.

Hingga saat ini kurma hasil budidaya Mustain belum diperjualbelikan. Menurutnya itu karena masih dalam proses penelitian hingga satu tahun ke depan. Setelah terbukti bisa dikembangkan oleh petani di Indonesia, Mustain baru akan menjualnya, dengan harapan dapat dibudidayakan oleh petani secara masal.

Maka dari itu, ia menggelar seminar 'Ngaji Tani Budidaya Kurma' pada Minggu (21/7). Ia ingin berbagi ilmu tentang berbudidaya Kurma Nusantara.

Ahamad Basori (35), salah seorang peserta seminar mengaku takjub sekaligus terhormat dapat mempelajari budidaya kurma. Karena sebelumnya ia banyak mendengar cerita soal budidaya kurma. Namun hanya sebatas menanam dan tidak berbuah. Tapi di Kediri, mulai bibit, tanam hingga berhasil berbuah.

"Saya penasaran dengan kabar keberhasilan milik Abah Mustain, mengenai mulai bibit, tanam hingga berhasil berbuah seperti ini. Makanya saya ingin belajar budidayanya, apalagi ini ditanam asli di tanah Kediri," pungkas Basori.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia

Terkuak, Nunung Sudah Konsumsi Sabu Sejak 20 Tahun Lalu



Caping Gunung Indonesia - Nunung menambah deretan artis yang terjerat narkoba. Dalam pengakuannya kepada polisi, Nunung mengaku sudah memakai narkoba jenis sabu sejak 20 tahun lalu. Hal ini sontak membuat banyak orang bahkan keluarganya sendiri terkejut.

Biasanya pecandu narkoba terlihat kurus dan tidak fokus pada suatu hal, namun berbeda dengan Nunung. Ia justru memiliki tubuh gemuk, segar, dan tampak sehat-sehat saja. Sehari-hari juga masih produktif menjalankan profesinya sebagai komedian.

Menurut praktisi kesehatan jiwa dari Universitas Krida Wacana, dr Andri, SpKJ, FACLP, efek dari penggunaan narkoba tergantung pada jenis narkoba yang dikonsumsi. Jenis sabu merupakan jenis obat stimulan yang efeknya berlawanan dengan jenis heroin atau ganja.

"Sebenarnya itu terkait dengan jenis penggunaan narkoba yang sifatnya kayak heroin atau dulu namanya putau disebutnya, atau juga ada jenisnya kayak ganja, nyelonjor saja dia, rileks, beler, itu juga salah satu yang sering jadi masalah dulu," ujarnya, Senin (22/7/2019).

Sementara sabu yang termasuk golongan obat stimulan biasa digunakan seseorang untuk membangkitkan mood menjadi euforia dan merasa senang. Selain sabu, ekstasi dan kokain juga termasuk dalam jenis golongan obat stimulan, namun lebih sulit ditemukan di Indonesia karena harganya yang cukup mahal.

"Golongan stimulan ini biasanya digunakan oleh orang itu biasanya untuk meningkatkan mood-nya menjadi euforia. Tetapi yang uniknya ada beberapa orang yang menggunakan ini untuk kerja karena dengan menggunakan ini jauh lebih kuat daripada kopi. Mereka menjadi lebih konsentrasi, ngomong sama orang jadi berani, lebih percaya diri, bahkan bisa overwork bisa sampai kerjanya 12 jam it's oke," jelas dr Andri.

Sebuah buku bertajuk 'In Praise of Slow' yang ditulis oleh Carl Honore pada tahun 2004 menunjukkan bahwa pada tahun 1998, penggunaan narkoba jenis stimulan di Amerika meningkat hingga 70 persen. Alasannya untuk mempercepat pekerjaan.

"Ternyata di Indonesia orang makin tahu, orang kepengin bekerja lebih baik semua, pengin cepat kalau bisa secara simultan. Tapi kan ternyata otaknya nggak kuat, mau nggak mau mesti menggunakan zat dan inilah yang banyak digunakan," tandas dr Andri.   #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia

Jumat, 19 Juli 2019

Pria Tulungagung Ini Tewas Tersengat Listrik

Pria Tulungagung Ini Tewas Tersengat Listrik

"Di tempat kejadian perkara, ditemukan kabel warna hitam putus. Sehingga korban diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik," ujarnya.
Caping Gunung Indonesia -Laki - laki bernama Bastomi ditemukan tewas diduga tersengat listrik di Desa Mirigambar, Kecamatan Sumber gempol Kabupaten Tulungagung. Pada tubuh korban ditemukan luka bakar.

"Korban diduga tersengat arus listrik yang ditemukan warga, Kamis (18/7 /2019) sekitar pukul 10.00 WIB," ucap Kapolsek Sumbergempol AKP I Nengah Suteja , dalam keterangan pers pada Kamis (18/7/2019).


Dia menyebutkan, dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Tulungagung , ditemukan luka bakar dan robek pada jari tangan sebelah kiri yang diduga akibat kesetrum.

Teja menjelaskan, korban yang sehari - hari kerja serabutan itu ditemukan pemilik rumah dalam kondisi tergeletak di dekat penampungan air sebuah rumah. Pemilik rumah kemudian melapor ke Polsek Sumber gempol.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, dan ditemukan kabel listrik putus.

"Di tempat kejadian perkara, ditemukan kabel warna hitam putus. Sehingga korban diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik," ujarnya.

Dari keterangan saksi, kejadian berawal saat khorul Nikmah warga Mirigambar Kec. sumber gempol sedang berada di rumah orang tuanya dengan maksud ingin mencari orang untuk membersihkan rumahnya. Karena disitu ada Bastomi, dia menawarkan jasanya untuk membersihkan.

Setelah disepakati , Bastomi pamit pulang untuk mengambil perkakas.Ditinggu lama ditempat semula , Bastomi juga belum nampak.Akhirnya pemilik rumah pulang dan dilihat sudah ada kendaraan korban di rumahnya.

Nikmah akhirnya memanggil bastomi tetapi tidak ada jawaban.Dilihatlah ke penampungan air yang ketinggianya mencapai 17 meter, dan korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan meminta tidak dilakukan otopsi.#nur_cgo

Sumber, Berita Indonesia 

Pria Tulungagung Ini Melakukan Nazarnya Nekad Berjalan Mundur Untuk Ke Jakarta

 Pria Tulungagung Ini Melakukan Nazarnya Nekad Verjalan Mundur Untuk Ke Jakarta

"Bukan sekali ini saja saya lakukan Jalan mundur yang mana tahun lalu saya mengambil jarak dari Tulungagung hingga puncak Gunung Wilis, sedangkan tahun ini Tulungagung-Jakarta.Dan untuk tahun ini saya gunakan momen menyambut hari kemerdekaan," tambahnya .

Caping Gunung Indonesia -Pria asal Tulungagung nekad melakukan aksi jalan mundur dari kota asal ke Jakarta . Aksi tersebut diperkirakan membutuhkan waktu satu bulan.

Pria ini diketahui bernama Medi Bastomi (43) warga desa Dono, Kecamatan Sendang, kabupaten Tulungagung. Medi memulai start awal jalan mundur dari depan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.


Dalam aksinya ini Medi berjalan mundur sambil membawa tas ransel berisi perbekalan serta dilengkapi satu unit rangkaian kaca spion untuk memandu perjalanannya.

Ditanya maksud dan tujuannya jalan mundur pria ini menuturkan jika maksudnya mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah masa lalu.

"Jalan mundur bisa diartikan mengajak masyarakat untuk menengok ke belakang sejenak untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," terang Medi di Pendapa Tulungagung, Kamis (18/7/2019).

"Bukan sekali ini saja saya lakukan Jalan mundur yang mana tahun lalu saya mengambil jarak dari Tulungagung hingga puncak Gunung Wilis, sedangkan tahun ini Tulungagung-Jakarta.Dan untuk tahun ini saya gunakan momen menyambut hari kemerdekaan," tambahnya .

Sebelum berangkat memang sudah melakukan persiapan mulai dari kebutuhan logistik, obat-obatan dan fisik.

Menurut perkiraan ,Medi akan sampai tujuan yakni di Istana Negara Jakarta selama kurang lebih satu bulan mendatang. Jalur yang akan ia lalui yakni jalur tengah Jawa mulai Tulungagung, Kediri, Nganjuk, Madiun hingga Jakarta.

Tidak sebatas siang hari saja perjalanan mundur itu akan dilalukan namun malam hari dirinya tetap akan terus berjalan . Kendati demikian Medi akan beristirahat jika kondisi badan telah capek.

"Saya perkiraan dalam sehari itu bisa menempuh perjalanan antara 20 sampai dengan 30 kilometer,"papar Medi.

Masih menurut Medi , kendala yang sering dihadapi adalah pada saat menyeberang di simpang empat. Untuk itu ia akan meminta bantuan aparat maupun masyarakat sekitar membantu menyeberangkan.#nur_cgo

Sumber, Berita Indonesia

Bos Media di Surabaya Jadi Tersangka Korupsi

 
 
Caping Gunung Indonesia - Kejaksaan Negeri Trenggalek (Kejari) Trenggalek menetapkan salah satu bos media di Surabaya, berinisial T sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyertaan modal percetakan milik PDAU Pemkab Trenggalek PT Bangkit Grafika Sejahtera (BGS).

Tersangka diduga terlibat dalam penyelewengan penyertaan modal sehingga merugikan keuangan negara Rp 7,3 miliar. Sebelumnya T terlebih dahulu menjalani pemeriksaan secara maraton mulai Kamis siang hingga malam hari.

Usai menjalani pemeriksaan di kantor Kejari Trenggalek, T langsung dibawa ke salah satu klinik kesehatan guna menjalani pemeriksaan medis. Pihaknya mengaku bila kondisi tersangka sehat, maka akan langsung dilakukan penahanan. Namun apabila tidak maka dialihkan menjadi tahanan kota.

"T ini kami tetapkan sebagai tersangka kemarin. Dan hari ini tadi kami panggil sebagai saksi dalam perkaranya tersangka Soeharto yang sudah kami lakukan penahanan sebelumnya," kata Kajari Trenggalek, Lulus Mustofa saat dikonfirmasi, Jumat (19/7/2019).

Perkara dugaan korupsi ini berawal tahun 2008 lalu PT Surabaya Sore di bawah pimpinan T bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Pemkab Trenggalek membentuk unit usaha berupa percetakan PT BGS.

Dalam kerja sama itu PT Surabaya Sore dan PDAU menyepakati untuk menyetorkan modal awal usaha senilai Rp 8,9 miliar dengan komposisi saham 20 dimiliki oleh T. Dalam pelaksanaannya PDAU telah menyetorkan anggaran Rp 7,1 miliar. Sedangkan PT Surabaya Sore yang seharusnya menyetor modal Rp 1,7 miliar, sama sekali tidak membayar.

"Korupsi penyelewengan penyertaan modal pada PDAU Trenggalek tahun 2008-2010, di mana pada tahun itu ada kerja sama usaha percetakan, antara PDAU dengan PT Surabaya Sore, di situ membentuk PT BGS Bangkit Grafika Sejahtera dengan modal dasar Rp 8,9 M," ujarnya.

"T ini dalam PT BGS sebagai direktur utama, terus pemilik saham 20 persen," tambah Lulus.

Selanjutnya dari modal Rp 7,1 yang telah dimiliki PT BGS, Rp 5,9 miliar di antaranya dikirimkan ke rekening T untuk proses pembelian mesin percetakan. Namun kenyataannya mesin yang dibeli justru merupakan barang rekondisi.

"Tapi dari Rp 7,1 miliar itu, 5,95 miliar ditransfer ke rekening T untuk pembelian mesin percetakan. Tetapi mesin yang dibeli mesin rekondisi, kalau dipakai mencetak koran huruf dan gambarnya dobel," ujarnya.

Lulus menjelaskan, selain itu tersangka diduga juga terlibat dalam penyelewengan anggaran operasional. Sebagian anggaran dari Rp 1 miliar yang dikucurkan diduga telah dikorupsi sehingga menjadi temuan tim auditor.

Kajari menyebut kasus dugaan korupsi ini telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 7,3 miliar. Selain itu kondisi percetakan saat ini juga mangkrak dan tidak dapat dioperasionalkan.

Informasi yang dihimpun dari pihak kejari, dua PT itu yakni PT Surabaya Sore, di situ membentuk PT BGS atau Bangkit Grafika Sejahtera.

Perkara pidana ini juga telah menyeret mantan Bupati Trenggalek periode 2015-2018 Soeharto, lantaran telah menyetujui proses pendirian PT BGS atas inisiasi dari tersangka T. Selain itu dalam rangkaian sebelumnya jaksa juga telah menjerat mantan anggota DPRD Trenggalek, pimpinan PDAU hingga salah satu ASN sebagai tersangka dan diseret ke meja hijau. #nurul_cgo
 
Sumber, Berita Indonesia 
Kembali ke atas

Entri Acak

Otomotif _______________________

B o l a _________________________

Zona Anak _____________________

Games dan Anime

Serba-serbi ____________________

Translate