Matur suwun sampun kersa rawuh wonten mriki. Mugi-mugi panjenengan tahsah pinaringan wilujeng mboten wonten rubeda punopo. Amiin.

Kamis, 22 Agustus 2019

Dokter Keluarkan 1.898 Batu dari Empedu Seorang Pasien

Dokter Keluarkan 1.898 Batu dari Empedu Seorang Pasien



Caping Gunung Indonesia - Seorang dokter di Rumah Sakit Tha Bo Crown Prince di distrik Tha Bo Nong Khai, Thailand terkejut saat menangani seorang pasien. dr Wattana Pareesri baru-baru ini mengeluarkan 1.898 batu empedu dari pasiennya.

Dikutip dari Asia One, dr Wattana baru pertama kali menangani kasus seperti itu selama ia berprofesi sebagai ahli bedah selama 25 tahun. Menurutnya, jumlah batu empedu yang pernah tercatat terbanyak dialami seseorang adalah pada 2009 sebanyak 920 dan pada 2006 sebanyak 495.

dr Wattana menambahkan, beberapa gejala dari batu empedu seperti, sakit perut kronis dan kembung, terutama setelah mengonsumsi protein atau makanan berlemak. Karena itu, dr Wattana menyarankan agar masyarakat menjalani pemeriksaan rutin atau medical check-up setiap tahunnya, termasuk tes ultrasonografi di perut.

Batu empedu adalah endapan cairan pencernaan yang mengeras terbentuk di kantung empedu. Orang yang paling berisiko terkena batu empedu adalah orang dengan kolesterol tinggi, diabetes, dan Thalassemia.

Penyakit ini biasanya menyerang orang di atas usia 40 tahun, dan 2-3 kali lebih berisiko pada wanita daripada pria.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia

Prada Deri Pemutilasi Sang Pacar Dituntut Penjara Seumur Hidup

Prada Deri Pemutilasi Sang Pacar Dituntut Penjara Seumur Hidup

Prada Deri Pramana didakwa dalam kasus mutilasi seorang kasir minimarket bernama Fera Oktaria pada Jumat (10/5) di penginapan kawasan Sungai lilin, Kabupaten Musi Banyuasin. Setelah beraksi, pelaku langsung kabur.

Caping Gunung Indonesia - Prada Deri Pramana dituntut penjara seumur hidup atas kasus mutilasi kekasihnya Fera Oktaria. Hakim juga diminta memecat Prada Deri dari prajurit TNI AD.
"Kami memohon agar terdakwa dijatuhi pidana pokok penjara seumur hidup," ujar Oditur Militer, Mayor Darwin Butar-Butar dalam surat tuntutan yang dibacakan di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Kamis (22/8/2019).

Tuntutan disebut Oditur sesuai bukti dan keterangan para saksi-saksi di persidangan. Oditur meyakini Prada Deri terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana yang ancaman pidananya diatur dalam Pasal 340 KUHP."Menyatakan terdakwa Deri Pramana terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana atas nama terdakwa Fera Oktaria. Perbuatan terdakwa sebagaimana diterangkan saksi-saksi dan bukti di persidangan," kata Oditur.

Mendengar tuntutan penjara seumur hidup, Prada Deri langsung menangis. Dia keberatan dengan tuntutan oditur.

"Saya akan menyampaikan pembelaan," ujar Deri setelah berdiskusi dengan dua penasihat hukumnya.

Prada Deri Pramana didakwa dalam kasus mutilasi seorang kasir minimarket bernama Fera Oktaria pada Jumat (10/5) di penginapan kawasan Sungai lilin, Kabupaten Musi Banyuasin. Setelah beraksi, pelaku langsung kabur.

Pelaku memutilasi korban karena kalut saat korban meminta dinikahi dengan pengakuan sedang hamil. Pelaku yang terkejut karena tidak siap menikahi sontak membekap korban sampai meninggal dunia.Prada Deri kemudian berusaha menghilangkan jejak dengan mencari-cari alat di dalam kosan. Pelaku pun menemukan gergaji lantas memotong tangan korban dan berupaya memasukkan mayat ke koper.

Prada Deri kabur meninggalkan mayat Fera di dalam penginapan menuju Lampung dan buron selama satu bulan. Prada DP akhirnya ditangkap.#nur_cgo

Sumber, Berita Indonesia 

Rabu, 21 Agustus 2019

Memasuki Kampus 'Penghasil' Unicorn India dan Harapan Buat Mahasiswa RI



Dia mengatakan orang-orang Indonesia sebenarnya punya kemampuan membuat startup yang baik. Namun, Sidharto orang-orang Indonesia bisa belajar bagaimana mengelola startup yang tiba-tiba besar agar layanannya tetap baik.





Caping Gunung Indonesia - Indian Institute of Technology (IIT) Delhi jadi salah satu kampus di India 'penghasil' unicorn atau perusahaan rintisan (startup) yang telah memiliki valuasi sebesar USD 1 miliar. Setidaknya ada 11 dari 21 unicorn di India merupakan karya alumni IIT.
Di gedung ini, terdapat berbagai ruangan yang digunakan mahasiswa ataupun pihak luar yang ingin mengembangkan ide perusahaan rintisannya masing-masing. Untuk bisa difasilitasi oleh IIT, pihak pengembang startup harus mengajukan proposal dan nantinya mendapat semacam bimbingan dari profesor di kampus ini.
"Biasanya mereka mengerjakan dalam waktu dua tahun," ujar Senior Officer Entrepreneurship Development, Sijo Thomas.
Ada sejumlah startup yang sedang digarap di IIT. Salah satunya adalah Kriya Labs. Perusahaan rintisan ini mengerjakan pengolahan sisa penggilingan padi yang biasanya dibakar menjadi kertas tahan air yang bisa dimanfaatkan untuk wadah telur hingga piring.

Ada juga Flexmotiv yang memodifikasi alat bantu jalan (kruk) untuk para penyandang disabilitas. Ada juga produk seperti sabun dan sampo tanpa bilas yang dihasilkan dari inkubator bisnis di IIT Delhi ini.
Duta Besar RI untuk India, Sidharto Suryodipuro, mengatakan dirinya punya harapan tersendiri bagi para mahasiswa asal Indonesia yang ingin berkuliah di India. Dia berharap anak-anak muda RI bisa melanjutkan kuliah ke kampus-kampus top India khususnya di bidang teknologi seperti di IIT Delhi.
"Sebenarnya saya senang mulai datang mahasiswa-mahasiswa Indonesia ke Indian Institute of Technology. Misalnya ada sekitar 10 atau 12 mahasiswa S2 Indonesia dari Kominfo itu ke IIT Bangalore. Udah ada 1 mahasiswa Indonesia masuk ke IIT Delhi. Jadi di India itu setiap kota punya Indian Institute of Technology, yang paling top itu adalah di Chennai, Delhi, sama Mumbai," ucap Sidharto.
Sidharto menyebut tes masuk kampus top India memang cukup sulit. Pihak KBRI, kata Sidharto, juga berupaya untuk menjalin kerja sama di bidang-bidang tertentu yang dinilai punya keunggulan dibanding kampus-kampus di Indonesia seperti engineering, IT, manajemen keuangan, dan kedokteran.


"Sektor-sektor yang India unggul. Untuk sektor-sektor unggulan tadi perlu lebih banyak orang Indonesia ke sini dan sangat affordable. Untuk institusi pendidikan terbaik itu sangat affordable," jelasnya.

Dia mengatakan orang-orang Indonesia sebenarnya punya kemampuan membuat startup yang baik. Namun, Sidharto orang-orang Indonesia bisa belajar bagaimana mengelola startup yang tiba-tiba besar agar layanannya tetap baik.

"Kalau mau belajar tentang bagaimana mengelola suatu startup yang tiba-tiba besar, itu perlu exposure tersendiri. Dia startup kedua atau ketiga terbesar dunia setelah Amerika dan RRT. Indonesia juga sebenarnya, engineers kita sangat mampu, sangat kompeten. Yang perlu didapat adalah bagaimana mengelola startup yang tiba-tiba besar. Arsitekturnya cepat, peningkatan tanpa mengganggu layanan," ucapnya.

Sumber : Berita Indonesia 

Puri _ Cgo













Tiga Begal Truk Sempat Ancam Bunuh dan Sekap Korban



Caping Gunung Indonesia - Polisi meringkus tiga anggota komplotan begal truk yang beraksi di Trenggalek. Pelaku diduga telah melakukan pembegalan dan menyekap pengemudinya.

Ketiga tersangka adalah Sumarno (48), warga Desa/Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak; Heru Susanto (34), warga Desa/Kecamatan Anjirsrapat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah; serta Adit Lutfi (32), warga Desa Melatijaya, Kecamatan Sumedawe timur, Kabupaten Okutimur, Sumatera Selatan.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra mengatakan para tersangka diamankan di persembunyiannya di Jawa Tengah. Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti yakni air gun, borgol, mobil pelaku, dump truk hasil pembegalan, dan sejumlah barang lainnya."Tersangka kami amankan di Jawa Tengah sedangkan untuk barang bukti dump truk kami amankan di Probolinggo dalam kondisi sudah dikanibal atau dipreteli," kata Didit, Senin (20/8/2019).

Ketiga tersangka terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas lantaran berusaha melarikan diri. Saat ini polisi masih memburu dua tersangka lain yang bertugas sebagai eksekutor pembegalan dan penadah barang hasil rampasan.

Aksi pembegalan dump truk yang dikemudikan Mohammad Erik Rikiawan warga Kelurahan Ngronggo, Kecamatan/Kota Kediri itu berlangsung di pinggir jalan raya di Kecamatan Durenan, Trenggalek. Saat itu korban yang memasang iklan penjualan pasir di media sosial mendapat telepon dari salah seorang pelaku dengan berpura-pura memesan pasir satu truk.

Selanjutnya pelaku menuruti permintaan pelaku untuk mengantarkan pasir di pinggir jalan raya di Durenan. Usai pasir di turunkan, tiba-tiba korban didatangi komplotan pelaku dan langsung melakukan penyekapan."Saat itu saya diborgol kemudian dilakban mulut saya dan ditodong pistol. Saat itu mereka mengaku polisi dan saya dituduh sebagai pengedar sabu-sabu, untuk truk dibawa pelaku juga," kata korban Erik.

Korban kemudian dimasukkan ke bagian bagasi mobil Suzuki Splash yang dibawa pelaku. Ia mengaku tidak mengetahui tujuan perjalanan pelaku, hanya saja perjalanan ditempuh selama berjam-jam.

Saat sampai di jalur Sragen-Solo korban hendak dipindahkan oleh para pelaku dari bagasi ke bagian lain. Momen itulah selanjutnya dimanfaatkan tersangka untuk kabur."Saat itu mobil berjalan pelan, saya berusaha untuk membuka pintu dan akhirnya berhasil keluar. Saat itu mobil sempat berhenti, namun saya minta tolong ke warga, akhirnya para pelaku langsung kabur," ujar Erik.

Korban selanjutnya diselamatkan warga setempat dan dibawa ke kantor desa serta dan kepolisian. Ia mengaku selama di perjalanan mendapatkan ancaman dari pelaku akan dibunuh."Saya hanya bisa pasrah saja," imbuhnya.

Didit menjelaskan dalam kasus ini mobil truk hasil pembegalan nomor polisi BM 8857 DT dilarikan ke wilayah Probolinggo untuk dijual kepada penadah seharga Rp 30 juta. Uang hasil penjualan selanjutnya dibagi tiga dengan nominal Rp 20 juta untuk tersangka Marno dan dua tersangka lain masing-masing Rp 5 juta."Kami sudah mengantongi identitas dua pelaku lain dan masih DPO, yakni penadah dan salah satu eksekutor," kata Didit.

Para pelaku ini harus meringkuk di tahanan Polres Trenggalek dan dijerat Pasal 365 KUHP ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia

Demo di Fakfak Diwarnai Pembakaran Kios

Demo di Fakfak Diwarnai Pembakaran Kios


Caping Gunung Indonesia - Demonstrasi di Fakfak, Papua Barat, diwarnai pembakaran dan perusakan fasilitas umum (fasum). Sejumlah kios di pasar juga dibakar massa.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, mengatakan aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi demonstrasi untuk melakukan pengamanan."Anggota Brimob dijadwalkan dikirim ke Fakfak untuk membantu mengamankan wilayah tersebut," katanya saat dihubungi dari Jayapura, Papua, Rabu (20/8/2019).

Selain itu, massa juga dilaporkan membakar sejumlah ban. Dari video yang diterima detikcom, tampak asap hitam membubung dari sebuah pasar."Info dari kapolres, (terjadi) bakar ban di depan pasar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (21/8/2019).

Dedi menuturkan saat ini 1 satuan setingkat kompi (SSK) Brimob dari Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) akan digeser ke Fakfak untuk mempertebal pengamanan. Rencananya pasukan tambahan tersebut akan diberangkatkan siang ini.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia

Polisi Pastikan Mahasiswa Papua di Madura Aman

Kami pastikan keamanan mahasiswa Papua di Kabupaten Bangkalan benar-benar terjamin. Karena kita semua bersaudara," tegas Kasat Intelkam Polres Bangkalan, Iptu Akhmad Junaidi.


Caping Gunung Indonesia - Polres Bangkalan menjamin keamanan mahasiswa asal Papua yang tengan menempuh pendidikan di Universitas Trunojoyo Madura (UTM)
Hal ini, menyikapi berita insiden kekerasan terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.
Kami pastikan keamanan mahasiswa Papua di Kabupaten Bangkalan benar-benar terjamin. Karena kita semua bersaudara," tegas Kasat Intelkam Polres Bangkalan, Iptu Akhmad Junaidi.
Jaminan keamanan tersebut,disampaikan langsung kepada Himpunan Mahasiswa Papua (Himapa) dalam pertemuan yang berlangsung di sebuah kafe yang berlokasi di sekitar UTM.
"Kami mengajak mahasiswa Papua di UTM untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," imbuhnya.
Junaidi juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa asal Bumi Cenderawasih itu, supaya tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks yang tersebar di media sosial maupun kabar- kabar negatif yang beredar.
"Jika ada permasalahan, silahkan sampaikan kepada kami. Polres Bangkalan selalu terbuka, karena tugas kami melayani, melindungi, dan mengayomi," pesannya.
Sementara itu, Ketua Himapa Alo mengaku tidak akan terpengaruh bahkan terprovokasi dengan peristiwa yang terjadi di beberapa daerah. Sebab, ia bersama rekan-rekannya sedang fokus menempuh perkuliahan di UTM . 
Mahasiswa Papua yang kuliah di UTM sebanyak 45 orang. Kami baik-baik saja. Apalagi, mendapat jaminan keamanan dari Polres Bangkalan.
Puri _Cgo




Deddy Corbuzer Minta Maaf Karena Kicauannya Yang Bikin Tersinggung

Deddy Corbuzer Minta Maaf Karena Kicauannya Yang Bikin Tersinggung


Caping Gunung Indonesia - Deddy Corbuzier mendadak minta maaf kepada siapa pun yang tersinggung karena kicauannya di Twitter beberapa waktu lalu. Twit-nya soal salib di ambulance dinilai menyindir ke salah satu pemuka agama yang viral.

Deddy Corbuzier pun akhirnya mengungkap alasan menulis hal tersebut. Ia membuat itu lantaran untuk menutupi kesedihannya karena ramai ditanya tentang penyesalan pindah agama.

"Sy hrp dibaca smp habis. Pertama, Saya mohon maaf sedalam2nya pd siapapun yg tersinggung atas tweet saya kmrn dan dianggap menuju pada satu tokoh Agama. Saya Mohon Maaf... Tapi Justru tweet saya tujuan nya adlh untuk MENUTUP KESEDIHAN SAYA melihat komen NETIZEN2 di sosmed saya yang tiba tiba bertanya APAKAH SAYA MENYESAL MUALAF!? SAKIT MENDENGARNYA," tulisnya di Instagram.

"MRK blg : SUKUR skrg kalau LOE/ ibu LOE sakit ga bisa naik ambulance lagi gara gara lambang salib.. ga bisa pake HP lagi Krn yg buat kafir.. bla bla.. Ternyata cobaan seorang Mualaf sangat berat."

Lebih lanjut, Deddy Corbuzier juga menjelaskan tentang panggilan 'Bambang'. Menurutnya, itu ditujukan untuk semua orang."Krn kalau tujuan nya ke satu org, tipe saya sejak dulu langsung tulis nama org nya tanpa pake perumpamaan lagi.. Kalian tahu sifat saya.. itu dia juga MAKANYA yg saya bahas di tweet HANYA masalah Ambulance dan produk buatan NON Muslim.. Krn saya yakin betul tdk ada satupun Ustad yg melarang itu.. (Dan Ustad yg dimaksud banyak org jelas tidak bicara tentang hal itu) Dan saya juga ga bahas masalah yg heboh skrg ttg Jin Kafir dll," tuturnya.

Deddy Corbuzier juga membuktikan dirinya tak menyesal pindah agama. Ia mengatakan menjadi mualaf karena melihat sebuah keindahan dalam keyakinan yang dipilihnya saat ini.

"Kalian tahu bahkan sebelum saya mualaf, saya selalu membela saudara2 saya yg muslim tiap ada kejadian apapun.. Saya jelaskan Islam itu indah.. Lihat jawaban org org ke saya di slide ke dua.. Betapa sedih nya... Dan mengapa Bisa terjadi?" katanya.

Calon suami Sabrina Chairunnisa itu pun tak mau ikut campur terhadap masalah ustaz yang tengah ramai dibicarakan. Sebab, ia merasa ilmunya masih dangkal.

"Kalau masalah sikap saya ttg siapapun Ustad yg bicara ttg agama lain dan jadi viral jujur saya ga mau ikutan.. kan ilmu saya masih CETEK.. Saya saja pernah janjian dgn asst beliau tuk ktm dll. Krn kalau di bilang saya hrs belajar lagi.. 100% benar!! Kita selalu belajar mengambil Yang Baik nya," ujarnya.

Deddy Corbuzier juga bicara tentang guru. Menurutnya, gurunya melarang keras untuk memperolok agama lain."TAPI.. Kalau di bilang guru saya salah.. Saya rasa tidak! Justru Guru2 saya mengajarkan Nabi Muhammad SAW Dan Quran melarang keras umat nya memperolok agama agama lain dimanapun. Apalagi menghina pemuka Agama. Jg Ajarkan saya Minta maaf adalah hal yg baik Jika gaduh, bukan diam atau bela diri," tuturnya.

Di akhir tulisan, Deddy Corbuzier kembali minta maaf atas kegaduhan yang terjadi karena kicauannya. Ia menegaskan lagi menjadi mualaf karena Islam agama yang tidak menjelekkan.

"Oleh Krn itu saya Mohon Maaf sedalam dalam nya bila ada kata kata saya yang membuat sebagian org tidak nyaman.. Saya Mualaf krn saya yakin ini agama yg Indah, tidak menjelekkan dan mendukung perbedaan.. Untuk Indonesia untuk Pancasila. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," pungkasnya.  #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia
Kembali ke atas

Entri Acak

Otomotif _______________________

B o l a _________________________

Zona Anak _____________________

Games dan Anime

Serba-serbi ____________________

Translate